top of page
Search

Rekapitulasi Program Terlaksana Sub Unit 3 - Kampung Pengok.

  • Writer: KKN Unit Gondokusuman
    KKN Unit Gondokusuman
  • Aug 12, 2022
  • 3 min read

Kami dari Sub-Unit 3 yang beranggotakan Evan, Michael, Dheo, Rizka, Fara, Icha, dan Hanifah melakukan obeservasi lapangan pada Kampung Pengok, Kelurahan Demangan untuk mencari dan mengembangkan potensi budaya yang ada sebagai dari bentuk program kerja kami semua. Setelah melakukan obeservasi secara langsung serta mewancarai tokoh-tokoh kampung setempat ditemukanlah beberapa potensi budaya yang ada di Kampung Pengok yang dapat kami kembangkan.


Salah satu potensi budaya yang ada adalah komunitas sanggar seni budaya yang beranama Sekar Mudha Budaya (SMB). Sekar Mudha Budaya ini merupakan komunitas budaya yang berlokasi di RW 9 Kampung Pengok, mereka menggeluti kebudayaan tarian tradisional seperti tarian Jatilan dan tarian reog. Sekar Mudha Budaya ini dibentuk sejak tahun 2018 dan telah melakukan pertunjukan di berbagai tempat. Setelah mewancarai beberapa dari pengurus Sekar Mudha Budaya, diketahui bahwa mereka tidak melakukan latihan rutin yang terjadwal. Mereka hanya melakukan latihan secara rutin apabila mereka mendapati pertunjukan yang akan datang.


Gambar 1: Sub-Unit 3 mengamati latihan SMB.


Setelah mengamati latihan yang dilakukan oleh Sekar Mudha Budaya, diketahui mereka akan mengadakan pertunjukan di acara Gebyar Desa dan Kelurahan Layak Anak (Dekelana) yang diselenggarakan oleh Kelurahan Demangan pada tanggal 23 Juli 2022. Pada saat sebelumnya, kami juga diberitahui oleh pengurus Kelurahan Demangan bahwa terdapat acara Gebyar Desa dan Kelurahan Layak Anak (Dekelana) sebagai bentuk perayaan Hari Nasional Anak dan kami memutuskan untuk membantu dalam acara tersebut. Pada acara Gebyar Dekelana tersebut berisikan penampilan-penampilan dari anak-anak dan pemuda dari 12 RW yang ada di Kelurahan Demangan. Terdapat penampilan tarian anak-anak playgroup, bernyanyi, dan juga tarian kebudayaan dari para pemuda setempat. Kami Sub-Unit 3 berperan sebagai panitia pembantu dalam acara tersebut sehingga acara dapat berjalan dengan sukses dan lancar.


Gambar 2: Penampilan tarian dari salah satu playgroup di Kelurahan Demangan.

.

Gambar 3: Foto bersama Sub-Unit 3 dengan panitia acara Gebyar Dekelana.


Salah satu potensi budaya yang lain adalah adanya seniman wayang yang bernama Pak Iskandar. Beliau membuat wayang-wayangnya dari bahan dasar sampah. Kami bersama dengan Pak Is mengadakan workshop bersama dengan anak-anak Kampung Pengok untuk bersama membuat wayang dari bahan dasar sampah minuman plastik. Wayang-wayang yang telah dibuat bersama dipamerkan di halaman rumah Pak Is.


Gambar 4: Kegiatan workshop membuat Wayang Uwuh dari sampah plastik bersama anak-anak.


Gambar 5: Pameran wayang uwuh karya anak-anak dipajang di halaman rumah Pak Iskandar.


Dewasa ini, banyak pemuda dan anak-anak yang semakin melupakan dan tidak mengenal terhadap kebudayaannya sendiri. Hal tersebut menjadi perhatian kami sehingga kami ingin mengenalkan kebudayaan lokal kepada anak-anak melalui progarm kerja yang telah kami susun. Diantaranya berupa program kerja mewarnai tokoh kebudayaan bersama dengan anak-anak. Selain itu kami juga menjalankan program kerja berupa penayangan video kebudayaan yang menarik bagi anak-anak sehingga mereka dapat tertarik dan mengetahui mengenai kebudayaan lokal yang ada.

Gambar 6: Menonton video pengenalan kebudayaan kepada anak-anak.


Gambar 7: Mewarnai gambar kebudayaan bersama anak-anak.


Selain memperkenalkan kebudayaan lokal melalui media mewarnai dan pemutaran video, kami juga memperkenalkan permainan tradisional kepada anak-anak yang semakin melupakan permainan-permainan tersebut.


Gambar 8: Mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak.


Pada Paguyuban Ngudi Utomo yang merupakan paguyuban 3 RT yang ada pada RW 9, mereka memiliki koleksi gamelan yang masih belum diarsipkan dengan baik sehingga kami membantu dalam merelokasi koleksi gamelan tersebut serta membantu mengarsipkan koleksi gamelan tersebut. Selain itu kami juga membuat buku petunjuk mengenai cara perawatan penyimpanan dan pengarsipan koleksi gamelan kepada pengurus Paguyuban Ngudi Utomo agar koleksi gamelan tersebut dapat terawat dan terjaga dengan baik.


Gambar 9: Membantu relokasi koleksi gamelan milik Paguyuban Ngudi Utomo.


Gambar 10: Penyerahan booklet panduan perawatan koleksi gamelan.


Penulis: Sub Unit 3 KKN PPM UGM Unit 2022-YO026

Editor: Moch Akmal Prantiaji W

 
 
 

Comments


bottom of page